Renee Baron & Elizabeth Wagele, Eneagram

Entah sejak kapan dan bagaimana mulanya, saya selalu penasaran dengan buku-buku bergenre psikologi.   Sejak itu pula, saya selalu menganggap manusia sebagai urusan yang serba relatif, tidak tertebak, tidak ada  rumusan baku yang bisa menjelaskan secara pas atau proporsional mengenai apa dan bagaimana mekanisme bertindak seseorang. Sedangkalnya isi kepala ini, saya hanya tau konsep psikologi Myers-Briggs yang terkenal itu. Kepala ini hanya sampai pada pemahaman adanya kecenderungan manusia menjadi ekstrovert atau introvert, jenis manusia dengan penyerapan informasi yang cenderung mengindera atau intuitif, apakah termasuk golongan pemikir atau perasa saat mengambil keputusan, juga apakah menjalani hidup dengan    pola judging atau perceiving. Sampai tadi siang, saat tidak ada kerjaan, saya iseng memeriksa daftar e-book yang belum terbaca. Dan bertemulah saya dengan e-book ini :



Judul : Eneagram
(Mengenal 9 Tipe Kepribadian Manusia dengan Lebih Asyik)
Penulis : Renee Baron & Elizabeth Wagele
Penerbit : Serambi 
Tebal : 212 halaman (versi e-book, termasuk sampul)

Secara umum, buku Eneagram menuturkan konsep tentang 9 tipe kepribadian manusia. Dideskripsikan sebagai lingkaran yang berisi sebentuk bintang bersudut sembilan. Setiap titik mewakili tipe kepribadian yang masing-masing dijabarkan dalam karakter positif dan negatif yang tentu.

Pict Source
Pict Source
Konsepnya sederhana, sembilan titik kemudian dipecah menjadi bentuk segitiga (titik 9,3,6 sebut saja titik seimbang -istilah saya saja-) dan suatu bentuk bertitik enam (1,2,4,5,7,8). Selanjutnya salah satu titik suatu bentuk bertitik 6 dihubungkan dengan arah panah yang saling berkesinambungan, menghubungkan sisa titik-titik dari bentukan bertitik 6 hingga kembali ke titik awal. Titik-titik ini mewakili karakter positif dan negatif seseorang. Misal tipe 1, dalam kondisi rileks, tipe ini mengambil karakter positif yang dilalui, formasinya 1-7-5-8-2-4-1 sedang dalam kondisi tertekan, tipe 1 akan mengambil karakter negatif dari 4-2-8-5-7. Setiap tipe akan dipengaruhi oleh titik/tipe disebelahnya. 


Saya tidak akan menjelaskannya lebih jauh, toh, ini bukan kelas psikologi. :) Yang menarik dari buku ini  adalah, penjabarannya dinarasikan dengan sangat sederhana, memuat plus minus setiap tipe, termasuk saran dan kritik yang objektif dan segala tetek-bengeknya. Setiap tipe dipaparkan dalam satu bab yang komplit. Dan yang pasti, siapapun tidak perlu menjadi ahli psikologi ataupun harus punya dasar ilmu psikologi untuk bisa mengerti bahasannya. 

Tidak lebih dari 2 jam untuk melahap buku ini, dan yah saya puas. Bagi pecinta bahasan psikologi ataupun yang tertarik dengan psikologi buku ini recommend dah, khususnya yang kasusnya seperti saya, hanya tahu konsep Myers-Briggs. Gaya bertutur buku ini benar-benar ringan. Bukan berarti menggunakan bahasa tidak baku alias bahasa gaul. Tidak, ini buku terjemahan, bahasanya sudah pasti baku tapi tetap ringan. Sistematisnya praktis, menurut saya. Plus, di bagian akhir dilengkapi penjelasan, korelasi konsep Enneagram dengan konsep Myers-Briggs. Hasilnya, ekselente. Keduanya cocok satu sama lain. Wajarlah kalau Renee Baron, penulis buku ini sekaligus seorang terapis selalu memanfaatkan konsep Enneagram disetiap sesi konselingnya.

Melahap buku ini sedikit banyak mereformasi pemikiran saya tentang manusia sebagai urusan yang serba relatif, tidak tertebak, ternyata bisa sedikit dijabarkan dalam rumusan yang hampir bisa menjelaskan secara pas atau proporsional mengenai apa dan bagaimana mekanisme bertindak seseorang. Setidaknya, setelah menamatkan buku ini, saya merasa lebih mengenal kepribadian saya sendiri. :P Catatan untuk saya, konsep apapun tidak serta merta mengaminkan bahwa cara-cara pengambilan keputusan seseorang akan pasti seperti yang dijabarkan dalam rumusan konsep, tetap saja, ada sejumlah faktor x atau kondisi yang bisa membuat seseorang keluar jalur. Seperti atom, adakalanya dia ter-eksitasi, melompat ke lintasan lain sebelum kembali ke tempat asalnya.

Well, yang minat silahkan cari buku atau download e-booknya. 
Atau mungkin saya bisa mengirimkannya via email untuk anda, 
hubungi saja twitter saya. 
Have a nice day, all.


35 komentar:

  1. mo jadi psikolog, psikiater atau guru BP, nih? bahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. wakakkakakkak...
      iyah, ada niat sya.

      Delete
    2. mantaaaappp, cilong... gue cuma bisa ngedo'ain aja...
      OK?! ^_^

      Delete
  2. sebenarnya ada rel-rel tentang sifat dan perilaku manusiaa toh?sehingga bisa ditebak oleh orang-orang yang mengerti akan tanda-tandaya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul, ternyata ada semacam pola.
      pas coba di saya sepertinya mmg benar. sampe saya penasaran, kemarin pas pencetus teori ini bikin hipotesis awal, dianya pake berapa sampel yah? #pertanyaan geje

      Delete
    2. yang jelas tiap individu memiliki berjuta2 kebiasaan sehingga menjadi sifat seseorang,
      aku mau juga jadi sampel tak lihatkan yang baik2 sifatku, hehe

      Delete
    3. yg objektif dungz, hihi..

      setidaknya pas tau jenis kepribadian qt, bisa jadi masukan besar untuk pribadi yg lebih baik kan yah.

      Delete
    4. betul sekali mbak asri, ada orang yang sudah dikasih tau tentang kepribadiannya malah bilang ya ini aku kalau gak terima ya sudah jagan dekati aku.
      xixi

      Delete
  3. berminat nih baca bukunya... tx for sharing :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. selamat mencari bukunya klo begitu. :D

      Delete
  4. boleh juga nih dicari bukunya ;)

    ReplyDelete
  5. Dan aku punya buku ini dari tahun 2009, masih rapi tersegel *tutup muka*

    ReplyDelete
    Replies
    1. wih, tega ditelantarkan. buat sya ajah mbak. :)
      ini bacanya kek kumcer nyonya perca kmrin, langsung habis sekali sikat. padahal literatur, bukn fiksi.

      Delete
    2. Niatnya malah mau aku jadiin buat GA kemaren, untung enggak jadi, ya. Bisa nyesel, hihihi.. Oke, ntar diperawanin deh bukunya ;)

      Delete
  6. Tos Bu! Saya juga kerap membaca buku2 psikologi.. ˆ⌣ˆ

    Btw EBook ini bisa didapatkan dimana ya Bu? ˆ⌣ˆ

    ReplyDelete
    Replies
    1. asyiiiikkkk, pak.

      ane lupa dapat dimana, kayaknya browsing deh.

      Delete
  7. kalau saya, lebih suka buku bergenre sastra jurnalistik, soalnya lebih membuat otak & nurani berfikir & bertindak secara seimbang mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sastra jurnalistik yg kek mana yah? :) bagi andalannya dung mas.
      biar sekalian sya hunting.
      hitung2 bagi2 literatur.

      Delete
  8. Emang selalu menarik mbak kalo ngebahas atau memahami psikologi, semua terlihat sangat relatif dan misterius. ayo yang berminat segera beli bukunya . hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul, yg minat silahkan cari bukunya. tpi klo doku lagi kempis cari ebooknya boleh lah mas.
      #retoris

      Delete
  9. Wah saya mau Aci, saya suka dengan yang beginian ... ntar kalo buka FB saya kasih alamat e-mail saya yah.
    Makasiih

    ReplyDelete
    Replies
    1. boleh..boleh..
      sambil doa, mbak biar flasdiskq ketemu. sejak kemarin malam dibawa main sama ponakan belum ketemu2. 4 giga isinya e-book smua. T,T

      Delete
  10. Tidak mengerti tentang buku ini mungkin belum cukup umur kali yeah..he he he...

    ReplyDelete
  11. blogwalking pagi..
    tutornya sangatmenarik gan..
    ditunggu ya folbacknya :)

    ReplyDelete
  12. saya bahkan gak tau konsep psikologi Myers-Briggs kak!

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya juga cuma sekedar tau, maklum spesies generalis.

      Delete
  13. calon psikiter ya..asyik,
    padahal dalam Al Quran juga kita bisa mempelajari tentang kepribadian manusia, bahkan lebih lengkap dan lebih detail, salah satunya bisa disimak dalam buku psikologi al quran karya tulis DR Lukman Saksono MSc dan Drs Anharuddin :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwkkwk.. psikiater abal2 ini boz. :)

      jujur, sya rada kurang di literatur islami.
      thanks buku sma pengarangnya. masuk list huntingan.

      Delete
  14. Waduuuhh... lama sudah saya tak main kesini, blognya semakin muaantap sajaaa dan sang pemiliknya juga bertambah ikhlas..hahahahaaaa......n sampai2 menerima palayanan pengirimin OL.. luaar biasaaaaa....:-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya dungz.
      masa baru nyadar klo sya org bae hti dan tdk sombong?? wakakakkkaakk

      Delete
  15. Octora Ramadhanti11/04/2013, 09:04

    Cilong..kamu kayaknya tipe observer deh! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. boleh sya anggap pujian yah, hahahaha..

      Delete

Kawan, silahkan tinggalkan jejak,,,

 

Friend List

Flickr Images