Si Waktu Kasib

Hari ini sedang sibuk-sibuknya menyusun laporan pertanggung-jawaban kantor. Sudah kepalang tanggung berjanji akan membereskan semuanya dan setor berkas besok. Bahkan ajakan konferens via ym dengan Haqrah Dewi Safytra dan Inayah Mangkulla kuabaikan. Wih, sok sibuk diriku. Padahal dua alien ini selalu puny ide aneh bin ajaib plus bahasan unik bin seru. Tapi memang benar, saya sedang mengejar waktu. Tidak rela saya ter-diktatori sekian kalinya. Percuma buat perjanjian damai dengan waktu, toh, saya tau pasti se-partisipatif apapun dia, jeda perdetiknya tidak akan berubah. Sedetik ya sedetik tidak ada se-mili second pun yang bisa dia korupsi. Patokannya pasti. Beuuhh, ngemeng apa seh… 

Kembali berusaha fokus pada angka-angka yang berseliweran dak jelas di monitorku. Rasa-rasanya mereka punya kaki-kaki lincah untuk kabur saja. Hufth.. saya berusaha keras menangkapnya. Tapi kembali terusik dengan bunyi “Trash!!” yang berkoar-koar via speaker. Buru-buru cek e-mail, yups..benar saja.. 

“Z merasa x ini miskin sangad buw... FDq diculik orang... entah bgmna nasibnya skg? qra2 bkal dblkin enggak yaa? klow iya, kapan.... msa tiap x btuh data hrus dburning.. jiagghhh... untung z mnyandra bukunya. pling enggak z nda rugi2 amat...
woyyy... jngan pura2 gila. X ini entah sdah X kbrapa z blak(i) mkzr-selyr. so...... when??? u'r book dah usang dah jerit2 minta dblkin ke empunya...”
Wah, my sizta Elye Syamsiani di pulo ternyata… Baru ingat saya, dah berapa bulan tuw FD terbawa dengan sengaja oleh saya. Maaf…maaf… tuo phu chi… sumimassen.. bhiyanneyo… forgive me.. afwan…. Benar-benar hampir lupa. Sama lupanya dengan nasib buku saya yang berkeliaran di pulo nun jauh di selayar sana. Hehehhe, kebiasan barter antar pulo masih terpelihara dengan baik ternyata. 

Sepertinya waktu sedang mengepung saya dari segala arah. Laporan kantor yang mesti ACC besok, padahal belum fix setengahpun. FD yang mesti balik sama empunya nun jauh di pulo dan mengambil kembali buku milik saya yang katanya sudah mulai using dan rindu sama empunya juga. Ini berarti, saya mesti meluangkan waktu ke Makassar. Satu-satunya kesempatan bisa bertemu adalah waktu kasib sekitar lebaran. Masalahnya, habis lebaran, adik saya wisuda. Dan tugas mulia diserahkan pada saya, jaga kandang. Hiekkzzz.. belum lagi jadwal reuni SMU yang juga bersamaan di waktu kasib. Ribetnya lagi, saya ambil jatah seksi sibuk pula. Wadoww.. 

Kali ini benar-benar tidak bisa berdamai dengan waktu. Tapi maunya semua bisa beres dengan baik dan benar. Betapa egoisnya. Hm, tapi manusiawilah.. tidak ada manusia yang sempurna.. justru manusia sempurna sebagai manusia saat ia berada dalam ketidaksempurnaannya. Kalimat itu benar-benar tepat. Ah, akan ku usahakan sebaiknya. Semua pasti beres, wish me luck. Penguasa alam masih bersamaku. ^^

0 komentar:

Post a Comment

Kawan, silahkan tinggalkan jejak,,,

 

Friend List

Flickr Images