Haruskah ibukota pindah?

Post title-nya manipulatif yah?

Saya hanya punya sedikit pendapat praksis gegara sepintas lalu melihat obrolan "apa kabar indonesia malam" di TV one tadi. Banjir lagi-lagi menghidupkan wacana pemindahan ibukota dari mati suri.

Mungkin sekarang kita sedang butuh ahli hitung yang cerdas, independen, idealis, bebas dari sejumlah tendensi dan kepentingan. Tugasnya satu, mengkalkulasi lebih banyak mana budget yang dibutuhkan untuk membangun jakarta sebagai ibukota yang "seharusnya" dibanding memulai dari nol untuk wacana ibukota baru di Palangkaraya. Tentu saja tanpa melupakan sejumlah variable penting di dalamnya, termasuk regulasi sejumlah sistem/ aspek materiil dan immateriil yang menjadi "objek penderita". Harusnya, begitu kalkulasi riil diperoleh, akan lebih mudah untuk memutuskan. Setelahnya, PR pusat untuk pemerataan pembangunan masih menunggu. 

#just random, sekalian uji coba app bloggeroid. :-)
posted from Bloggeroid

16 komentar:

  1. Backsoung nya unik.. eh, #komen salah fokus ya hihi... :D
    Baca title nya sudah membayangkan kalau isinya artikel panjang dan bersiap nyiapin waktu untuk melahapnya, tapi..tapi... ^_^

    salam kenal :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. g masalh ding. #penyakit sya juga begitu soalnya. hahhah

      Delete
  2. saya cenderung setuju untuk pemindahan pusat pemerintahan kak. Kalau menurut saya masalah jakarta itu adalah masalah banyaknya penduduk sehingga yang harus dibenahi adalah penduduk itu, mereka harus disebar. Program transmigrasi mungkin iya, tapi penduduk itu kan tidak datang dengan begitu saja ke jakarta kalau di jakarta itu tidak ada apa-apa, tapi karena di jakarta itu semuanya ada maka jelas semua orang pun datang ke sana. Jadi, memang sudah harus mulai dipikirkan utk memecah segala sesuatunya, tidak lagi terpusat di Jakarta dan yang paling realistis adalah tentunya pusat pemerintahan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. klo ditanya setuju tidaknya, sya juga setuju. hanya saja, setiap opsi tidak bisa menang begitu saja. tetap butuh acuan, setidaknya angka2 bisa jadi neraca yg tepat. semacam studi kelayakan, mengukur sejumlah variable, yg bergerak maupun tidak. sy pikir begitu lebih arif.

      Delete
  3. kalo ibukota pindah, anak-anaknya jg mesti pindah. kasihan mereka kalo jauh dari ibunya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. tp klo sampai waktunya, anak2 juga harus mandiri, kanda.
      kalo sembunyi di bwh ketiak ibu terus, kapan berkembangnya??

      retorika melenceng keknya negh. :p

      Delete
  4. Jogja sudah pernah merasakannya ketika ibukota aslinya dalam keadaan darurat... jadi kenapa tidak??

    anyway, saya pernah mendapat pertanyaan dari orang Kalimantan. Katanya, ngeliat kalimantan yang digerus SDA nya lebih banyak untuk kepentingan daerah di luar sana daripada kalimantan sendiri, setuju gak kalo Kalimantan lepas dari Indonesia?

    ReplyDelete
    Replies
    1. bukit tinggi juga.

      klo bicara perhatian disandingkan dengan luas wilayah, keknya indonesia tdk akan pernah sampai di titik setimbang. kerena apa? luas wilayah kita terlalu wah untuk bisa di perhatikan centi demi centi. bahkan dalam konsep kewilayahan yg kecil sja, selalu saja ada bagian yg lebih maju dari bagian lain. salahnya dimana? lagi2 bukan di sistem, tp pelaksananya. jd tdk aneh, klo sentilan semacam itu muncul. sejatinya manusia menginginkan kenyamanan2, seperti cari hotel, klo tdk memuaskan yook cri hotel lain yg sesuai harapan.

      setuju klo lepas? seklipun sya sedikit mengerti alasan munculnya kkeinginan seperti itu, tp alangkah eloknya bila tetap se-nusantara, indonesia. banyak aset berrti bisa jdi pelengkap bgi daerh lain. lgi2 balik ke pelaksananya. dr semua masalah di indo, sepertinya masalah moral yg paling parah.

      Delete
  5. sama..aku kira postingannya bakalan panjang. heheh...
    bener kak acci, kemaren saya juga sempat mikir kalo emang kita butuh bberapa ahli, yang membentuk tim yang bertugas khusus melakukan peritungan matematis tentang hal tersebut.. harus detail sedetail2nya :)
    biar nggak meleset...

    >< ahhhr...indonesiaa.... aku cinta padamu... hik :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. judulnya sok gaya gitu ee. pas cek, ternyata oh..ternyata.. cuma seuprit. eekkekekee..

      klo ada htung2annya, kajian/studi kelayakan, sepertinya mmg akan lebih mudah mengambil keputusan.

      Delete
  6. Aku setuju ibu kota pindah, Ci. Biar orang-orang juga pada pindah #lho
    Btw komen kamu di blogku kenapa masuk spam, ya? Untung aku rajin periksa spam :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. klo benar ibu kota pindah, yg paling duluan tereaak pasti para investor. dilematis juga sebenarnya. makanya prlu hitung2an yg benar2 mantab.


      spam? iyayah? pantas sja kmarin mampir csri jawaban komen, koq yah dak muncul? ternyata kebaca spam toh. tp tenang mbak, ane org bae. dak ada niat sebar2 spam. hahahha

      Delete
  7. Saya juga setuju kalo Ibu kota harus pindah, terlalu banyak kesemrawutan yang seharusnya gak ada di sebuah Ibu Kota Negara. :D

    Saya jadi teringat Amerika yang Ibu Kotanya itu di Washington DC, sedangkan pusat perekonomian dan segala macamnya dikonsentrasikan di New York. IMO. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. yg komen dsini keknya pada seuju jekardah pensiun jd ibu kota yah? :)
      tp tetap sja, perpindahan ibukota bukan perihal mudah, hitung2annya harus jelas, study kelayakannya real, biar ada acuan, bukan sekedar asumsi.

      mari berdoa untuk indonesia yang terbaik.

      Delete
  8. Sempat melihat beritanya dan ada yang menyimpulakn bahwa beberapa tahun kedepan ibu kota akan tenggelam itu disebabkan karna banyaknya bangunan yang terus di bangun ini memperkirakan endapan tanah akan terus merosot ke bawah. Semoga ini tidak terjadi

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyah, studi menunjukkan daratan di jkt turun sekian cm pertahun. diperparah dgn ketinggiannya yg mmg lebih rendah dari permukaan laut.
      tp klo hitung2, perencanaan dan plksanaannya matang, tdk akan masalah. belanda misalnya. sklipun lebih rendah dari permukaan laut krna sirkulasi air dan penanganannya bagus jdi tidak masalah.

      Delete

Kawan, silahkan tinggalkan jejak,,,

 

Friend List

Flickr Images