Akhir tahun, momen review dan resolusi.

@asrianiamir17
Optimism is a happiness magnet. If you stay positive, good things and good people will be drawn to you..
-Mary Lou Retton-

Dekat-dekat akhir tahun, biasanya selalu identik dengan momen review dan resolusi. Sosmed sekaliber facebook bahkan tak ketinggalan. Beberapa hari ini setiap kali buka app -nya selalu saja review tahunan bertengger paling puncak. Tidak ada salahnya, anggap saja ini salah satu momen yang tepat untuk merekap pencapaian-pencapaian dan hal-hal yang tertunda. Mengenai yang satu ini saya pro, perihal mengistimewakan atau merayakan penyambutan tahun baru, saya out of the box. 

Kenapa perlu merekap? 
Sejatinya hidup manusia selalu dipenuhi keinginan-keinginan yang tak terbatas. Detik ini meresolusi keinginan memiliki atau mencapai A, besok lusa keinginan memiliki atau mencapai B, demikian seterusnya. Kalau hidup ibarat puzzle, maka keinginan-keinginan adalah kepingan puzzle yang menunggu dilengkapi. Dengan merekap artinya kita membuat kesempatan untuk meninjau pencapaian diri, hasilnya positif apa tidak? Kesalahannya dimana? Potensi mana yang terabaikan, disalahgunakan atau kurang diberdayakan? Anggap saja semacam monitoring dan evaluasi kegiatan pribadi dalam kurun waktu setahun belakangan.

Saya? 
Untuk tahun ini, dari semuanya, satu hal yang paling saya sesalkan adalah terjebak antara stabil dan stagnan. Sangat melenakan. Pekerjaan, keinginan dan kebutuhan seolah berjalan mulus di relnya masing-masing. Tetiba di penghujung waktu, tanpa sadar semuanya sudah jadi masa lalu begitu saja. Merasa ada yang hilang, ada yang kurang. 

Benar kata orang, adalah merugi bagi orang-orang yang tidak belajar dari kesalahan sendiri. Lebih rugi lagi, orang-orang yang tidak mau belajar dari kesalahan orang lain. Karena apa? Tidak ada jaminan umur ini cukup untuk melakukan kesalahan-kesalahan itu sendiri, lalu kemudian belajar. Jadi sekalipun orang-orang bertumbuh dan dewasa dengan caranya masing-masing, tak ada salahnya belajar kebijaksanaan dari pencapaian dan hal-hal yang tertunda. Stay positive!!

17 komentar:

  1. Keeep positip kakakss, selalu ada kwsempatan menjadi lebih baik untuk mereka yang mau. Selamat tutup anggaran #eh

    ReplyDelete
    Replies
    1. wow.. excellenteee...
      td pas baca komen, sdh lupa2 ingat sma akun blogger yg ini. feeling kyk kenal..eeh.. ternyata benar dirimu buw. asli sudah terlalu lama nda BWan.

      Delete
  2. Yang jelas akhir tahun tutup anggaran haha smoga thn dpan lbh baik

    ReplyDelete
    Replies
    1. tutup anggaran, plus nyusun RKA, hitung dosa. ahahhahah..

      Delete
  3. bagusnya tawwa tampilannyaaa... :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pannassaki, tampilan apanya nay? Blog apa saya nya?? Hahaaahaaa #ngarep.

      Delete
    2. Wkwkwkwk... Numpang ketawa ka nah

      Delete
  4. Semoga diberikan umur panjang. Insya Allah tahun 2016 ada Piala Eropa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang klo sdh hobby, nunggu happening itu sesuatu banget yaak. :))

      Delete
  5. stay posiif, bener banget tuh :))

    ReplyDelete
  6. Ehm..hidup ibarat puzzle jadi mulai mikir "apa potongan puzzleku sudah lengkap?" :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nda usah lengkap, cukup menggenapkan. Soalnya keinginan-keinginan tidak pernah mengenal kata finish. :))

      Delete
  7. quote tulisan ini menurut saya adalah "Karena apa? Tidak ada jaminan umur ini cukup untuk melakukan kesalahan-kesalahan itu sendiri, lalu kemudian belajar."

    ReplyDelete
  8. Wah... no komen lah. Anw, happy new yearrr yaaa!

    ReplyDelete

Kawan, silahkan tinggalkan jejak,,,

 

Friend List

Flickr Images