Kualat Kau, Nak!!

Oh, Godness. Entah harus menangis atau tertawa. Tiba-tiba spontanitasku mati. Ckckckckkk.. Hari ini benar-benar aneh bin ajaib. Bukan tanpa alasan. Ceritanya begini.. 
Baru Minggu kemarin aku sms-an dengan kawan, menghampiri jam makan siang dan suntuk mulai ber-orasi. Dan yah.. ini waktu tepat untuk meracau tidak jelas dengan kawan. Yah, biasa.. si "Kebo" sodara alienku dari seberang pulo, makhluk paling pas diajak bercerita dan bergosip ria. 
Hehhehe... gayung tersambut, SMS meluncur sedemikian dahsyat. Selidik punya selidik ternyata dia sedang rapat dengan ibu-ibu PKK, pekerjaannya mengharuskan ia ada disana 
(Yah.. sebelas dua belas-lah denganku..). 
Memang suntuk berefek ganda, selain menjadi super redup alias bawannya mo molor ja.. ternyata saat bertemu dengan obat penawar malah bisa berbalik 180 derajat dan justru semangat "45" berbagi cerita. Yupz.., zoon politicon.. dan berbagilah ia padaku. Sempurna...

Ia lalu cerita soal ibu-ibu PKK di kelurahannya yang katanya heboh sangaaad.. Seperti laporan situasi saja, ia mencatat hampir setiap detail ibu PKK yang ada di dekatnya (Hahahahha.. parah ne anak). Mulai dari dandanan sampai bahan pembicaraan para ibu-ibu itu dikupasnya tuntas, bak infotainment... setajam silet.. hihi... Parahnya aku justru memanas-manasi. Pasti dia juga berdandan seperti mereka. Pakai pakaian seperti mereka, dengan kipas dan tas rada gede yang dengan setia di "cangklongin" di lengan. Hoohoho.. Membayangkannya saja aku sudah klepek-klepek...., sakit perut tepatnya. Wah, sumpah. SMS demi SMS masuk laksana ajian sakti yang sempurna mengusir duo menyebalkan "kantuk dan suntuk".
Aku kehabisan pulsa dan ia pindah ke FB. Statusnya berganti dengan cepat

Rapat PKK, mendadak jadi ibu-ibu negh^^
Dan yah.. bisa di tebak. Laksana siaran langsung, dengan cepat komen masuk dari segala penjuru. Dan senangnya, aku ada teman yang juga mengolok-oloknya. Yah, aku memang suka mencandai sahabatku sampai keterlaluan. Dan beruntungnya mereka mengenalku dengan baik. ^^ Gurauan demi gurauan datang silih berganti, dan sekali lagi aku sangat puas. Aku menang olokan untuk sesi ini.

Lalu hari ini tiba... 

Aku sedang khusuknya mengatur susunan laporan pertanggungjawaban kantor saat ibu lurah datang dan bawa kabar buruk. Yah.., PKK.. Alamaaaakkk.... Tidak tanggung-tanggung, selain datang beserta undangan PKK Kabupaten, si Ibu Lurah juga bawa kain seragam untuk acara perayaan Ulang Tahun Kabupaten. Dan You know.. kain seragam itu berwarna biru tua, bukan biru dongker, ah, aku tidak tau menjelaskan warnanya seperti apa. Lalu bawahannya dari bahan sutra yang juga corak ibu-ibu.. Astagggaaaa... hampir pingsan saya. Jadi ingat olokanku pada teman tempo hari.. Sumpah.. Ini mah, kualat namanya. Bercanda keterlaluan ternyata justru balik ketiban dak enaknya. Huhuhuuhuhuu... Tidak sampai disitu, Ibu lurah juga bilang :
Berhubung sekarang Sekretaris Kelurahan cewek, sebagai Ketua PKK Kecamatan, Ibu Camat sudah setuju mengangkat Ibu Seklur sebagai Anggota Luar Biasa
Aku pasi....
"K' Ely.. maaf..", hanya itu yang bisa kuucap dalam gumam saat itu. Berharap semua olokanku tidak berlaku setelah maaf. Tapi yah.. Kualat kau, nak. Makanya jangan bercanda berlebihan.. Hieksss...


0 komentar:

Post a Comment

Kawan, silahkan tinggalkan jejak,,,

 

Friend List

Flickr Images