What did you do on your holiday?

Saya sedang kasak-kusuk memeras otak, memikirkan bagaimana membawa Gramedia pulang ke rumah, plus bercerita dengan seorang pemuda, mungkin seorang mahasiswa yang terkesan sok akrab bertanya buku ini, buku itu pada saya saat ponsel saya berdering. Sejenak Bruno Mars dan The Lazy Song-nya mengudara. Wow, saya terselamatkan dari cecar tanya si mahasiswa yang sibuk mengomentari buku-buku pilihan saya.
"Hoii, mau dibelikan oleh-oleh apa? Tapi budget di bawah 50rb, dan jangan cerita sama anak-anak!!"
Rupanya dari sahabat sekaligus musuh bebuyutan saya dari tanah borobudur di seberang sana. Buru-buru merapal tuts,
"Huhuuyyy senang dah. Apapun yang berdaya guna... Saya mah dak pilih-pilih. Ai lop yu pull sodara. :D "

Wow, saya sangat berenergi setelahnya. Dan lebih-lebih berenergi ketika sahabatku Kia si Keyong, a.k.a Syarkiyah Assiraj menelpon.
"Lampir, kau dimana? Saya sudah di Gramed dan membawa serta mbaK dukun (baca Inayah Mangkulla)."
Hampir saja saya berteriak saking senangnya dan tanpa ba-bi-bu langsung bergegas menemui mereka, meninggalkan si mahasiswa sok akrab yang penasaran dengan buku-buku saya(Heheh.. sopannya saya.. ckckkckckckkk). Sedikit celingak-celinguk dan muncullah kedua makhluk klemik yang saya kenal tanpa sengaja itu. Yah, ini gara-gara si kunti alias aqra, alias sahabat saya yang sedang di tanah Borobudur sana. Kebiasaannya bercerita tentang orang-orang terdekatnya ternyata berbuah manis. Kebetulan kia dan nayah, satu jurusan dengannya, Hukum Unhas.

Kita tidak pernah tahu dari setapak mana seorang sahabat akan datang.

Lucunya saya mengagumi nayah a.k.a mbaK dukun, justru dari cerita aqra (makhluk yang pertama kali menganugerahi saya gelar lampir, dan segera setelahnya namanyapun berganti menjadi kunti), dari diari-diari bahkan kertas chating-an keduanya di ruang kuliah. Pola pikir, kesukaannya pada sastra pun tulisan-tulisannya adalah sebuah kekaguman yang saya simpan rapi selama sekian tahun. Pun ketika saya mesti meninggalkan Statistik Unhas dan hijrah ke Politik Pemerintahan di Bumi Manglayang (Jatinangor) tercinta. Kekaguman itu melindap, bukan melupakan hanya meninggalkannya sejenak. Entah bagaimana aqra menceritakan (baca: mempromosikan) tentang saya pada nayah, hingga dia pun terhipnotis. Ah, saya tidak tahu seperti apa saya dibenak seorang Inayah. Terlebih, kisah saya dan Aqra saat SMA hanya rentetan cerita konyol, dikejar anjinglah, ketahuan bolos di kali pertama belajar bolos, kedapatan ngemil saat pelajaran berlangsung, kena marah gara-gara bergosip saat pelajaran sejarah.. ah banyak. Tapi meski begitu, saya bersyukur selama sekolah, rapor saya selalu berdamai dengan peringkat 1 (hwaaaaaaaa... narsis..wkwkwkkwk..).
Lain lagi dengan kiya a.k.a keyong, saya benar-benar lupa bagaimana pertama kali bisa akrab dengan gadis imut satu ini. Jangan salah meski paling imut diantara kami, ia sangat kuat pulang pergi Makassar-Palopo setiap minggunya untuk kuliah S2nya, tak salah kami meng-anugrahi gelar gadis OTW (:D). Yang pasti jejaring sosial membuat persahabatan ini menjadi intens. Oyah, ada satu lagi. Hanya saja kali ini ia tak bersama kami. Namanya Dalasari Pera, guru muda pecinta sastra, di tangannya kata-kata yang tidak berhubungan sama sekali bisa bereinkarnasi menjadi narasi pun prosa yang apik. Wajarlah jika kemudian ia dan sejumlah kawannya menerbitkan ontologi. Gelarnya?? Tattaaa..daaaaaa.. "Godzilla". Saya kurang tahu bagaimana awalnya, saya mengenalnya saat gelar itu sudah ada. Entah aqra atau nayah, saya lupa siapa sebenarnya yang mengenalkan saya dengan dala. Hm.. sepertinya nayah, si mbaK dukun yang tahu banyak hal dan tebakannya yang hampir selalu benar.

Dan yah.. disinilah kami, berkumpul untuk pertama kalinya. 
Keyong KIYA, mbaK dukun NAYAH, saya (Lampir..) Wkkwkwkwkk

Satu kata, HEBOH!! Candaan yang biasanya tersaji dari monitor berlabel FB, mendadak berjingkrak-jingkrak nyata di pertemuan kami. Dan semakin sukses saat dihidangkan bersama sajian penghangat lambung, makanan maksudnya. Lagi-lagi sukses berlimpah ruah, ketika kunti nun jauh di sebearng sana hadir dalam gosipan kami. Hasilnya, tentu saja iri stadium 4. Alasannya simple, ia ingin hadir di daftar bon makanan. wakakkakak.. Ada-ada ja..

Memang tidak sehebat kisah persahabatan yang melegenda, tapi kami punya ruang mengenal dan memaklumi yang siap dibagi untuk siapapun. :D

Singkat, bahkan sangat singkat. Pertemuan tidak terencana itupun berlalu, setelah perut kenyang bersama cerita ngalor ngidul dak jelas juntrungannya, kami kembali ke posisi masing-masing (go home maksudnya, susah amat ngomongnya).

Hasil hunting-an hari ini...

Tiba-tiba teringat sesuatu...Kunti...

"Apa oleh-olehku masih berlaku? Tidak perlu pusing carikan saya oleh-oleh, cukup Bumi Manusia-nya Pram. Okeyyy..:P", (menabur jebakan untuk kunti)
"Preettt!! Bumi Manusia 90rb"
"Hahhahahahah... Kalo begitu, SMS-kan no rek, nanti saya transferkan. Bisa?". (dengan gaya so cool memperjuangkan jebakan for kunti)
"Haddeh!! Nanti kupinjamkan punyaku. Nda yakinka juga dia masih ada". (gayung tersambut)
"Nda Mau, saya mau punya sendiri. Kecuali kalau kau kasika' bukumu. Gegegegegegegegegg.."
"Penjajah! Nanti kulihat, kucek. Kalo masih ada dibelikan. Kalo ndak, terpaksa kau pinjam punyaku". (Masuk jebakan. hihihi...)
"Horeeeeeeeeee... Bersyukurlah punya penjajah kayak saya. Nda seru itu hidupmu kalo dak ada yang jajah, wkwkwkwkwkwkwkwkk.."
"Heh, ini belum pasti nah,,! Panjangnya horenya!"
"Kan kalo kau dak dapat saya boleh pinjam bukumu. Artinya ada peluang memiliki. Gegegeegegegegegegggggg..."
"Hehe, otak bandit! Itu semua motifku. Sekarang kau mau pake juga di'??" Ada ji itu, seingatku di toga mas. Banyak-banyak berdoa nak. Bilang memangmi kalo ada titipanmu."
"Kalo begitu saya ulang semua titipanku, Bumi Manusia, Orang-Orang di Persimpangan Kiri Jalan, sama batik. Emm... kuliner sekaliber wingko babat bolehlah. Hm.. Tapi kayaknya saya tiba-tiba tertarik punya topeng yg biasa dipaki orang-orang buat teater, ituloh bukan yang bentuknya bulat, tapi dahinya justru melengkung ke bawah, dekat garis-garis dahi. Kalo wayang... Saya sudah punya tapi wayang golek belum, kayaknya punya satu boleh... Ow, satu lagi, prangko Borobudur, kayaknya dah lama koleksi prangkoku mati suri, dapat 1 teman baru kayaknya bagus dah. Hmm... Apalagi di'.. Sabar... saa ingat-ingat sambil rekap dolo."
"Nyesal ka smsko tadi... Huhuh!". (Terjun bebas dalam kubangan).
"Wkwkwkwkwkkkkkkkkkk"

Sepertinya saya memang berbakat kumpeni. Hihihi.. Jangan khawatir, ini hanya untukmu kunti, sahabat yang selalu saya rindukan masa-masa konyol bersama. :D
Finally, i got my holiday. Full of happiness around it..

24 komentar:

  1. Lampiiiiirrrrrrrrrrrrr............wkwkwkwkkwkwkwk

    ReplyDelete
  2. pintar sekaliq' merangkai cerita,, salut buat anak mkassar

    ReplyDelete
  3. apaan tuh gelar OTW (On The Way) maksudnya ya,,alias no maden,,hehehe

    ReplyDelete
  4. @sam: ah, bukan kali pertama saya mendengar panggilan itu. jdi tak masalah. hahaaaayy..

    @andi ucenk: bah, na ini bukan merangkai cerita, sya sedang bercerita yg sejujurnya. hohoho...
    #sama saja yah? :D

    ReplyDelete
  5. @sofyan: yuhu.. tul banget tuw gan. si gadis nomaden. jgn2 situ satu speses yah? :D

    ReplyDelete
  6. Berdasarkan fotonya, buku-buku itu tak satupun saya "ngeh" alias kenal ato tau.. :-D

    Libur taun ajaran baru ini nanti (skrg belum libur) klo saya kekya... gak libur!
    Haha.. Mksdnya mmg ga kerja, tp ttep ada kerjaan. Be a little productive lah semangatnya (inget tmn saya si Yuan yg lg macet nulis blognya hehe).

    ReplyDelete
  7. @fathoni: heheheh.. maklum selera alien. buku2nya mmg tdk semua keluaran tahun ini, tp sekian lama tercatat di list huntingan sya dan sempurna bikin penasaran. untungnya nemu. hehehe..

    oya, klo sya mah, bukan krena blognya produktif, tp mmg sedang ingin curhat colongan. hihihi

    ReplyDelete
  8. lampir skrg pke' kerudung ya ?? ...wkwkwk

    headerny tmbh keren nih !
    klo ada wktu, jlan-jlan donk di blog jlek aku (skalian promosi ...hehehe) (◕‿-)

    ReplyDelete
  9. @insomnia: ini yang namanya lampir milenium.. wkwkkwkwkkkwkk.. siap pak, sya meluncur lgi kesana. maaf terllu sering jd ilent reader disana. klo begitu siap2, saya akan mengacau disana:D

    ReplyDelete
  10. ko' di jajah senang.. gerangan apakah penyebabnya?! hehehe..

    ReplyDelete
  11. wihhh bukubuku pilihannya pasti "hanya lewat" tuh klo aku ke gramedia...wihiyyy keep posting !

    ReplyDelete
  12. Euleuh.. euleuh..
    Seneng dwehhh. :D

    ReplyDelete
  13. Buku-bukunya pinjemin aku boleh nggak ,,,,?hhehehehe

    ReplyDelete
  14. @majalah masjid kita: iyah bah, senang dia klo terjajah. soalnya otak hebatnya yg sering beku bakal encer seketika saat terjajah. llu setelhnya, isi kepalanya akan berpindah pada sy. heheheh.. ngerti tdk? wkwkwkwkkk.. sya ja bingung. :D

    @silmina: wkwkwkwkwkk.. pasti silmina k gramed nyarinya novel2 cinta a.ka.a teenlit gitu yah. heheheh.. kurg tau knapa, sya mlah ga ngeh ma tenlit dkk. :D
    mslah selera, dak masalah atuh, yg penting suka baca, makin banyak mengenal kata dan pola pikir yg kadang berseberangan dgn kita. :D

    ReplyDelete
  15. @aan sopiy: bah, tumben kagak ribut kek. biasanya protes. :D

    @arief: pinjam sih boleh.. boleh.. ja..
    tp setelahnya mesti bayar sewa. :D

    ReplyDelete
  16. ada yang ngomongin saya ya..?
    #celingakcelinguk

    ngertinya The Alchemist.. novel yang menarik.. :)

    ReplyDelete
  17. pantesan ganas..ternyata lampir...wakakakkk...**terjunbebaslariseribulangkah*** :D

    ReplyDelete
  18. heheh.. saya senyum senyum sendiri baca tulisannya... pesen wingko babatnya juga boleh lah :p

    ReplyDelete
  19. @yuan: iyah, tuh..si fathon.. rindu dia ma ente. :D

    @bg todiiiiiiiiiiii..... Buuuuukkkk!!!!
    #lempar kursi.
    pas kena kepala. hahhahahhahahah

    @merliza: yuhu, mer. doyan buanged sy ma jajanan satu ntu.
    (padahal mmg doyan kuliner apapun.. hihihi)

    ReplyDelete
  20. moga dapat kenang2an dari bloofer...sosok yg dikenal suka membaca :D

    ReplyDelete
  21. hiks... terbahak bahak lah aku, membaca coretanmu nie... gegegegege.... achi achi.. msh segila yang dulu.. chayo.. frend....! never stop to love urs...

    aku suka banget gambar yg diatas blog ini... very inspiratif...

    ReplyDelete
  22. @nitnot: aminn.. tp sya koq dak yakin, soalnya postingan ini bukan unt ngikut acara bloofer, asli cuma pengen curcol. :D

    @bunda: waduh bun, saya dah bilang berapa kali?
    Saya Tidak Gila!! hehheh

    gambar di header yah bun? itu pas jalan ma teman2 ke tanjung bira, taon baru kemaren. tempatnya mmg keren

    ReplyDelete
  23. funny holiday,...hope u'll get it in another day :)

    ReplyDelete

Kawan, silahkan tinggalkan jejak,,,

 

Friend List

Flickr Images